
Buku Strategi Pemberdayaan Masyarakat
a. Ukuran Buku: 15,5 cm x 23 cm
b. Halaman : vi+69 hlm
c. Tahun Terbit : 2026
d. Link Dokumen Buku: https://drive.google.com/file/d/146Nrhc0zs0YKAzegBnmZc02MFMkqUVYN/view?usp=sharing
e. Penulis: Dr Abdul Gafur, SKM.M.Kes
f. ISBN : (Dalam Proses)
g. Sinopsis : Buku Strategi Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal disusun sebagai panduan konseptual dan praktis dalam merancang dan mengimplementasikan program pemberdayaan yang kontekstual dan berkelanjutan. Buku ini menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat tidak dapat dilepaskan dari nilai, norma, pengetahuan tradisional, serta praktik sosial-budaya yang hidup dan berkembang dalam komunitas lokal. Kearifan lokal diposisikan bukan sekadar warisan budaya, tetapi sebagai modal sosial dan sumber daya strategis dalam membangun kemandirian masyarakat.
Materi disajikan secara sistematis dengan pendekatan akademik berbasis Outcome-Based Education (OBE), mencakup konsep dan teori pemberdayaan masyarakat, identifikasi dan pemetaan potensi lokal, analisis kebutuhan partisipatif, perumusan strategi intervensi berbasis budaya, hingga perencanaan, implementasi, monitoring, dan evaluasi program. Buku ini juga dilengkapi dengan contoh praktik baik (best practices), studi kasus kontekstual, instrumen analisis sosial, serta panduan penyusunan proposal dan laporan program pemberdayaan yang aplikatif.
Buku ini membahas dinamika tantangan pemberdayaan di era globalisasi dan digitalisasi, termasuk isu ketimpangan sosial, degradasi lingkungan, perubahan struktur ekonomi lokal, serta pergeseran nilai budaya. Pembaca diajak untuk memahami bahwa keberhasilan program pemberdayaan sangat ditentukan oleh partisipasi aktif masyarakat, kepemimpinan lokal, serta sinergi multipihak antara pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat sipil, dan sektor swasta. Dengan demikian, strategi yang dirumuskan tidak bersifat top-down, melainkan kolaboratif dan berbasis kebutuhan nyata komunitas.
Pendekatan interdisipliner yang digunakan dalam buku ini mengintegrasikan perspektif sosiologi, antropologi, ekonomi pembangunan, pendidikan, dan lingkungan hidup. Hal ini bertujuan agar mahasiswa mampu menganalisis persoalan masyarakat secara komprehensif dan merancang solusi yang adaptif terhadap konteks lokal. Buku ini juga mendorong penguatan kapasitas reflektif dan etis dalam praktik pemberdayaan, sehingga intervensi yang dilakukan tetap menghormati identitas budaya dan hak-hak masyarakat.